Juni 12, 2013
Juni 11, 2013
Spend My Time at...
Kali ini gw pengen share pict saat dimana gw menikmati hari libur. banyak rencana yang terlintas dipikiran gw untuk pergi ke tempat2 yang mungkin sebelumnya belum gw kunjungi. tapi banyak hal juga yang menghalangi gw untuk tidak pergi ke tempat tersebut. But, its ok. Basicly, gw pengen banget ke pantai. gw seneng banget dengan pantai karna memberikan energi yg berbeda ketika berada di pantai. Tapi susah banget nemu pantai di kota Bandung. Di daerah Jawa Barat sendiri sebenarnya ada pantai, tapi jauh dari kota Bandung. yah, dibalik rasa rindu gw untuk pergi ke pantai, gw memutuskan untuk berlibur ke tempat2 wisata yang mudah dijangkau saja. hehe...
Beberapa pict dibawah ini saat gw jalan2 ke daerah Lembang, Bandung. Masih ada loh tempat2 yang bagus di daerah Bandung dan masih terawat dan menjadi tempat wisata yang ok buat keluarga dan teman-teman.
De'Ranch, Lembang-Bandung
Floating Market, Lembang-Bandung
ini salah satu tempat di La Oma resort n' hotel's, Lembang-Bandung
Kalau beberapa pict diatas berada di kawasan Bandung, kali ini gw mau share pict yang dimana gw jalan2, nonton, sambil mencari2 sesuatu *bantu and nemenin temen*
diakhir bulan Mei kemarin, gw hadir di gala premier film 308 di EX Thamrin, Jakarta, dimana dalam film ini dibintangi oleh Shandy Aulia dan Denny Sumargo. Ini adalah film urband legend, menceritakan tentang kamar 308. sebelumnya film ini berjudul Samudra Hotel. *thank you for the ticket
'308' the movie, yeah this is the gala premier
Gw memang sering melancong ke ibukota untuk melepas penat setelah menyibukkan diri alias bekerja di Bandung. Disaat bingung melanda, akhirnya memutuskan untuk berkunjung ke ibukota. Every month kalo memang memungkinkan untuk ke Jakarta, gw akan pergi, terkadang juga kalau ada acara, dll. Weekend di awal bulan, gw melancong ke ibukota bersama dengan temen gw, misi kita ngak cuma jalan2 sesuka hati tapi memang untuk mencari/ melihat2 sesuatu dikawasan Kelapa Gading. udah lama banget gw ngak mampir ke daerah ini, untung pada hari itu tidak terlalu panas dan macet.
MOI, Kelapa Gading-Jakut
salah satu apartemen di daerah Kelapa Gading
the best view from PH 23
pengen nyeburrrrr... :D
Demikian jalan2 gw bersama teman tercinta di daerah Kelapa Gading, kawasan yang buat gw bingung, gemetaran, deg-degan, dan hampir nyasar jauh bangettt, next destination...
Setelah berkeliaran di Kelapa Gading, gw meluncur ke daerah Selatan/Pusat nya kota Jakarta. hhmmm, perjalanan sangat panjang banget hari itu. pagi berangkat dari Bandung, sampai di Kelapa Gading, dan akhirnya sampai juga di daerah Semanggi. attending nobar, gw mengajak teman gw untuk nobar film 308. menunggu film mulai, lagi2 gw ngopi2 santai dulu, hehe. happy watching........ review nonton hari itu adalah, bukan karna gw udah nonton sebelumnya, tapi karna orang yang duduk disebelah kanan gw, dia sangat histeris menonton, entah karna memang filmnya yang bikin kaget karna adegan2 yang tak terduga muncul atau karna acting si sang pemain (Denny Sumargo). haha... gw ngak takut sama film tadi tapi gw malah takut sama orang yang duduk samping kanan gw, hahaa...... gokillllll!!!! after watching, karna perut sudah minta makan, so kita meluncur ke salah satu mall dikawasan Senayan. wuah, againnnn, nyasarrrrrrr!! GPS ON tapi yang nyetir udah ngak ON, wkwkwk. but finally, Praise God, kita sampai juga. mencari2 tempat untuk makan and also ngopi.
order drink's, mineral + coffee (espresso)
Gw sebenarnya paling anti yang namanya coffee, tapi karna hari itu gw driving dari pagi sampe malam, so gw sangat membutuhkan coffee, hihi... espresso ini sangat ampuh sekali sodara2.
April 06, 2013
B.I.G
i mean Believe In God. Mungkin kata2 itu terdengar
biasa or asing baut kita karna mungkin sering kita dengar (Pastor message, dll) or baca di buku
renungan. “Percaya Tuhan” 2 kata simple dan
penuh arti. Percaya sama Tuhan itu bukan seperti membalikkan telapak tangan
yang begitu mudah kita lakukan. Percaya sama Tuhan ngak cuma dilihat dari KTP/SIM/
identitas kita yang tertuliskan agama apa yang kita anut. Menurut gw, percaya sama
Tuhan itu berarti kita percaya sepenuhnya dan total hidup kita sama Tuhan. Ok,
nyatanya dalam kehidupan ini orang cenderung lebih melihat kepada money,
kedudukan dalam pekerjaan, kekayaan, kepintaran, dan kekuatannya sendiri. Gw
juga tidak munafik, dalam hidup ini pasti setiap kita membutuhkan yang namanya money, tapi itu bukan segala-segalanya. Disaaat
kita sudah memiliki banyak uang, disaat kita sudah merasa puas dengan tabungan
yang terus bertambah di rekening kita, tapi apakah dengan memiliki banyak
tabungan dengan mudahnya kita merasa begitu puas, atau apakah dengan money kita bisa membeli yang namanya
kesehatan, ketentraman, kebahagiaan, sukacita, damai sejahtera, dan
keselamatan? No, it all cannot be
purchased with money.
Gw terus belajar, belajar, dan belajar akan apapun dalam
hidup. Nobody perfect guys. Gw diingatkan
bahwa untuk mendapatkan pertolongan dan kebahagiaan dalam hidup tidak ada jalan
lain selain kita percaya penuh dan total sama Tuhan. Mungkin banyak problem hidup yang kita alami, kita ngak
bisa menyelesaikan problem kita
sendiri dengan kekuatan kita sendiri. Tapi disaat kita percaya dan berserah
sama Tuhan apapun yang kita alami dan hadapi bisa dapat terselesaikan dengan
Tuhan, di dalam Tuhan dan bersama Tuhan. Tuhan ada di pihak kita kok, dia yang
berencana atas hidup kita, dia juga yang memegang kendali atas hidup kita.
hidup kita ini bukan orang lain loh yang tentukan, sekalipun itu orang tua
kita, saudara kita, tapi hidup kita ditentukan oleh perkataan Tuhan dan
kuasaNya. Tidak peduli apa yang akan kita hadapi didepan atau bahkan yang sedang kita hadapi sekarang, hadapi dalam iman,
tanganNya tidak pernah terikat, dan Dia lebih mampu melakukan hal yang mustahil
dalam hidup kita. Tuhan bisa membuat jalan keluar bagi hidup kita.
Jalan hidup kita itu tidak selamanya akan terus indah, indah,
dan indah. Enak, enak, dan enak. Lu bisa mau hidup enak, segala cara bisa
dilakukan biar kita bisa hidup enak. Tapi mutu kehidupan & penyertaan Tuhan
itu akan selalu mengikuti kita, asal kita memelihara ketetapanNya. Disaat kita
percaya sama Tuhan dengan segenap hati kita, ngak ada yang mustahil bagi Tuhan. Berserah
adalah kerja keras, disaat kita berserah, berarti kita mengijinkan Tuhan hadir
dan terus ada dalam hidup kita bukan give
up. dan kita akan menerima keselataman, damai, berkat dan sukacita yang
nyata dari-Nya. Kepura-puraan dalam hidup ngak akan memberikan kita apapun, jangan
buat diri kita rugi dengan hal-hal yang tidak baik buat kita. Tapi menjadi orang
benar akan memberikan segalanya. I believe that.
Kehendak Tuhan pasti yang terbaik buat hidup kita. "Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah
yang menentukan arah langkahnya." (Amsal
16:9).
Apapun
yang sudah menjadi kehendak Tuhan siapa sih yang bisa menahan itu? Tuhan
mengatakan, "Keputusan-Ku akan
sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan," (Yesaya
46:10).
Bukan berarti tunggu ada problem,
kita baru datang sama Tuhan, no! tapi selalu buka hati kita untuk Tuhan, mau itu
kita dalam keadaan sukacita atau terpuruk sekalipun, dan tidak ada pilihan lain
selain kita sepenuhnya percaya sama Tuhan.
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa saja yang
ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai
sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan
yang penuh harapan.” Yeremia 29:11
“Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk
menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar…” Yesaya
59:1
Janganlah kita berusaha untuk memegang tangan Tuhan, tapi
biarlah tangan-Nya yang memegang tangan kita. Tuhan ada dipihak kita, Dia yang
pegang kendali. Just Believe In God. Isaiah
49.:16
Just share this with all. Berbagi apapun yang dapat kita bagi
ke sesama kita dan sama2 kita belajar, lihat diri kita aja jangan lihat orang lain. We’ll grow up knowing God, we'll grow up serving God. Our life
is saved by God not by the others.
Maret 22, 2013
2012
The wedding of my friends (pusdai, setia budi, maja house, seraton hotel's, siliwangi)
Spend my christmas at Bontang with all my lovely family and friends :)
New year 2013. Jakarta (Grand Indonesia, Plaza Indonesia, HKBP Sudirman) and Bandung
Thank you 2012 for the beautiful life with my family and friends.
Maret 19, 2013
MATURE
Menarik untuk gw membahas judul ini ‘mature’. Yang mendasari
gw untuk berbicara mengenai judul tersebut adalah berdasarkan apa yang gw alami
dan pelajari dalam hidup.
‘Mature’, kata ini bisa diartikan dengan dewasa atau matang.
Dijaman sekarang ini kalau gw lihat kata mature ini udah merjalela kemana-mana,
(hadapi dengan dewasa, sikapi dengan dewasa, ….. bla bla bla) dan mungkin
identik dengan seseorang yang secara usia misal diatas 25 tahun dianggap
mature. Atau mungkin bisa saja seseorang yang sudah memiliki KTP, SIM itu bisa
dikatakan seseorang yang mature.
Kalau menurut gw, mature itu tidak ditentukan oleh usia seseorang, apalah arti usia seseorang kalo dalam usianya itu ia masih bertingkah dan bersikap seperti layaknya anak kecil. Mature lebih kepada kapasitas seseorang dalam memahami sesuatu hal, orang yang mampu dalam membuat dan mengambil keputusan, berpikir kritis, dan pengalaman yang dia dapat dihidupnya dengan melalui banyak proses pastinya (mindset dan kualitas). Dan menurut gw yang terpenting adalah toleransi (bagaimana kita memahami sesuatu dengan baik dan positif walau kita berbeda), kerendahan hati dan kesabaran (look ourself) seseorang dalam bersikap, bertingkah, dan bagaimana seseorang itu bisa melangkah pasti dengan apa yang dia yakini, imani, dan amini dalam hidupnya and also matang dalam berpikir.
Kalau menurut gw, mature itu tidak ditentukan oleh usia seseorang, apalah arti usia seseorang kalo dalam usianya itu ia masih bertingkah dan bersikap seperti layaknya anak kecil. Mature lebih kepada kapasitas seseorang dalam memahami sesuatu hal, orang yang mampu dalam membuat dan mengambil keputusan, berpikir kritis, dan pengalaman yang dia dapat dihidupnya dengan melalui banyak proses pastinya (mindset dan kualitas). Dan menurut gw yang terpenting adalah toleransi (bagaimana kita memahami sesuatu dengan baik dan positif walau kita berbeda), kerendahan hati dan kesabaran (look ourself) seseorang dalam bersikap, bertingkah, dan bagaimana seseorang itu bisa melangkah pasti dengan apa yang dia yakini, imani, dan amini dalam hidupnya and also matang dalam berpikir.
Dalam hidup, butuh banget yang namanya kedewasaan. Didunia ini
ngak ada yang sama persis, kalau serupa mungkin ada. Tuhan juga menciptakan
adam dan hawa, basicly udah beda. Begitu juga dengan sikap, sifat, karakter
seseorang. Kita sebagai individu tidak akan pernah bisa merubah karakter seseorang,
karakter seseorang itu udah terbentuk dengan sendirinya dari dalam diri (secara
langsung). Sikap dan sifat itu timbul dari dalam diri kita secara tidak
langsung. Sebagai contoh (simple) mungkin saat kita bekerja dengan orang lain,
ternyata orang lain tidak mendukung kita dalam pekerjaan, (dicuekin, ngak
dibantuin, dan hal negative lainnya) terkadang secara ngak langsung kita
menunjukkan sikap negative ke orang lain tanpa kita mengetahui terlebih dahulu
sebabnya apa dan tanpa kita sadari kita menunjukkan sifat yang tidak baik dan
tidak menunjukkan kedewasaan & profesional dalam bekerja. menurut gw,
kedewasaan seseorang itu terlihat saat dia menghadapi begitu banyak problem
dalam hidup. Problem yang datang dia sikapi dengan baik, positif, rendah hati,
bertanggung jawab dan tidak lari dari masalah, tetap dihadapi apapun resiko
yang akan diterimanya.
Tulisan ini pemahaman gw pribadi, pelajari dalam
hidup dan sedikit pengalaman, hehe... sekali lagi kedewasaan itu tidak ditentukan oleh usia, tapi bagaimana
kita menyikapi setiap hal yang terjadi dalam hidup dengan baik, positif,
bertanggung jawab, dan tetap rendah hati. Orang yang berkualitas pasti memiliki
cara pandang yang berkualitas juga.
Gw mengutip dari perkataan temen gw sang empunya #katanya :
^^Kita tidak akan pernah mendapat pengertian
yang sama kalau halamannya beda. Bagaimana mendapatkan halaman yang sama? gunain
komunikasi dan berkat yang Tuhan kasih ke kita (fungsi organ mulut). #katanya
Tuhan udah
kasih kita segala macam yang kita butuhkan dalam hidup, tinggal bagaimana kita
menggunakan itu dengan baik dan positif. Tuhan udah kasih kita mulut untuk
berbicara hal yang baik, positif, dan jadi berkat buat orang sekitar kita,
Tuhan udah kasih kita telinga untuk mendengar hal-hal yang baik dan positif,
Tuhan udah kasih kita mata untuk melihat mana yang benar dan tidak, mana yang
baik dan tidak untuk kita lakukan, Tuhan udah kasih kita otak untuk berpikir
dengan jernih, Tuhan udah kasih kita nafas kehidupan untuk mejalani setiap
planningnya Tuhan. Jadi bersyukurlah! Hidup lu terlalu singkat kalo lu hanya
memikirkan hal-hal yang tidak baik dan merugikan diri lu sendiri.
^^Jangan
membuang moment di hidupmu dengan memikirkan orang yang tidak menyukaimu, tapi pikirkan apa yang baik yang bisa kamu berikan untuk esok. #katanya
Be mature
with what you think, what you say, and what you do in life. apapun yang kamu
lakukan dalam hidup akan menunjukkan sedewasa apa dirimu dalam bertindak.
November 24, 2012
What do we want most in this life?
Hello
dear, come back again. Wuah, baru ngeblog lagi nih dan dihadapkan dengan
pertanyaan yang menjadi judul blog gw kali ini. “What do we want most in this life?” yeah, pertanyaan yang
susah2 gampang untuk dijawab. Gw
mulai dengan perjalanan hidup gw dan cerita about my life. Ngak ada capeknya ya
cerita soal hidup, yeah that’s life. Gw dilahirkan disuatu kota kecil nan jauh
disana, tepatnya di Bontang, Kalimantan Timur. Orang biasa sebut dengan Borneo.
Dibesarkan dalam keluarga yang Puji Tuhan berkecukupan, papi yang bekerja
disalah satu perusahaan swasta di Bontang (PT Badak NGL) dan mami yang usaha
kecil-kecilan (homemade) buat kue ulang tahun, wedding cake, kue kering, dan
kue-kue lainnya, terkadang juga makanan berat, dan sempat bisnis fashion juga
jual baju, tas, dll. gw merupakan anak kedua dari 2 bersaudara (saat itu),
kakak gw laki-laki. Kami berdua dibesarkan dengan penuh kasih sayang dari kedua
orang tua, kakak gw seorang laki-laki yang sangat tough dan tidak manja, beda
hal dengan gw anak perempuan yang manja dan cengeng. Terlepas dari itu seiring
berjalannya waktu dan pertumbuhan kami sebagai anak yang di didik oleh kedua
orang tua, dan kami beranjak remaja, banyak hal yang membuat kami (gw dan
kakak) secara ngak langsung menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab.
Terlebih sekitar tahun 2001 mami melahirkan seorang anak perempuan yang sangat
lucu. Gw sebenarnya tidak ingin memiliki adik, bukan takut untuk tidak
diperhatikan oleh kedua orang tua, tetapi lebih kepada, mami gw yang saat itu
umurnya hampir mencapai 40 tahun. Tapi ternyata udah kebobolan duluan, hehe.
Tapi bersyukur semua berjalan lancar. Dan orang tua merawat, mendidik, dan
membesarkan adik gw. kakak dan gw pun turut serta dan menjadi saksi betapa
repotnya mengurus anak. Gw kala itu lagi menikmati masa remaja, mulai terbiasa
dengan suasana di rumah yang serba mandiri, segala sesuatu diusahakan untuk
mengurus sendiri, mulai dari hal kecil misal cuci baju, cuci piring, ngepel,
dll. karna mami gw mengurus adik gw yang masih sangat kecil. Semasa remaja, gw
terbilang anak yang jauh dari kata manja, dulu semasa kecil memang terbilang
sangat manja, tapi semua berubah disaat gw memiliki adik, dan orang tua melepas
gw untuk bisa mengekspresikan diri gw. gw menjadi anak yang bebas, tidak ada
kata kekang-mengekang dari kedua orang tua gw. Orang tua memberi kebebasan pada
gw dan kakak. tapi kita harus tau batasannya, mandiri dan bertanggung jawab,
dua kata itulah yang orang tua bentuk untuk kami berdua (kakak dan gw) secara
langsung maupun tidak langsung.
Menengah Atas
Masuk
sekolah menengah atas, yeah akhirnya gw memakai putih abu-abu, hihi. dimasa ini
gw disibukkan dengan segala event di basket, tapi pelajaran tetap di nomor
satukan, ngak ada kata capek dan males kalo udah berurusan dengan sekolah
walaupun bisa dibilang tiap hari gw berhubungan dengan basket, basket, dan
basket. Semasa remaja, orang tua tidak pernah memaksakan gw untuk belajar,
seperti yang sudah gw jelasin tadi bahwa gw dibentuk oleh kedua orang tua gw
untuk bisa hidup mandiri dan bertanggung jawab. Untuk hal belajar pun disaat gw
capek orang tua tidak pernah memaksakan gw untuk belajar. Yang penting diakhir
nanti disaat terima raport, gw bisa naik kelas dan nilai-nilaipun harus
memuaskan. Kalo pun ada yang tidak memuaskan ya itu karna perbuatan gw sendiri,
bukan salah orang tua. Adik gw pun beranjak besar, hehe. Kedua orang tua gw
lebih focus mengurus adik yang masih kecil ketimbang kami (kakak dan gw) yang
sudah mulai beranjak dewasa. Seiring berjalannya waktu, gw duduk dibangku SMA
kelas 3, dimana dimasa ini lah masa yang paling menentukan, apakah gw lulus SMA
atau tidak. Kegiatan gw di basket perlahan gw turunin, intensitasnya tidak
terlalu banyak seperti sebelumnya, tidak terlalu banyak di basket, tapi
sesekali tetap berolahraga tidak cuma basket tapi juga fitness dan bowling,
hehe.(ngak bisa jauh dari yang namanya olah raga). Disaat ini lah gw lebih
prepare untuk ujian Nasional, belajar, belajar, dan terus belajar hingga sampai
pada hari H. semua rasa campur aduk jadi satu, gw hanya bisa berusaha, berdoa,
dan berserah sama Tuhan. Ini adalah penentuan apakah gw bisa berhasil untuk
lulus or tidak. Orang tua hanya bisa support doa untuk gw, apapun dan bagaimana
pun hasilnya nanti, kalo kamu sudah berusaha yang terbaik, pasti Tuhan kasih
jalan. Itulah pesan yang orang tua sampaikan saat gw berpamitan ke sekolah untuk menempuh ujian. Doa sangat besar kuasanya, dan doa orang tua sangat gw perlukan
saat itu, karna mereka tidak bisa membantu gw dalam hal pelajaran atau ujian
yang harus gw hadapi tapi mereka hanya bisa support doa. Ujian demi ujian gw
ikuti dan pada akhirnya di bulan Juli 2006 gw dinyatakan lulus.
kiri: foto sewaktu wisuda
kanan: foto-foto with all my best friends
Bandung
Bandung,
yeah sudah tidak asing lagi bagi gw dengar nama “Bandung”. Semasa kecil dulu gw
pernah berkunjung ke kota Bandung tapi tidak dalam jangka waktu yang lama
bahkan hanya numpang lewat doank. Tapi pada kenyataannya sekarang, Bandung is
my 2nd hometown. Awalnya gw hanya berpikir untuk menempuh kuliah di
kota ini, tidak terpikir bahwa sampai bekerja di kota ini, tapi Tuhan
berkehendak lain, kuliah di Bandung di salah satu universitas swasta sebut saja
Maranatha Christian University masuk di tahun 2006 dan menyelesaikan Sarjana di
tahun 2010. Gw tidak pernah menargetkan kapan dan tahun berapa gw harus lulus,
tapi seiring berjalan waktu adanya kesabaran, ketekunan, keyakinan, dan
persistence pada diri gw bahwa gw pasti lulus di waktu yang tepat, even banyak
tantangan dan lika-liku yang harus gw hadapi tapi Praise God gw dapat
menyelesaikan pada waktu yang tepat. Kelulusan ini sebenarnya gw persembahkan
untuk kakak gw yang sudah terlebih dulu dipanggil Tuhan. Kakak gw meninggal
pada tahun 2009, tahun dimana gw sangat bekerja keras dan semangat-semangatnya
untuk menyelesaikan kuliah. Tapi diawal tahun 2009 mendengar kabar paling
menyedihkan dari papi bahwa kakak sudah tiada. Sebelum kakak dipanggil Tuhan,
gw pribadi sebenarnya sudah memiliki firasat, sehari sebelum kakak berpulang,
malam hari saudara gw yang sedang di rumah sakit menjaga kakak, menelepon
dan berkata bahwa kakak gw dalam kondisi yang tidak baik (drop) suara pun
hilang dan sudah tidak lancar berbicara, sempat mendengar kakak berbicara tapi
gw pun tidak begitu jelas apa yang sedang dia bicarakan. Bla… bla… bla… hampir
sejam berbicara di telepon dengan saudara gw dan mendengar suara kakak yang
sudah tidak lancar berbicara akhirnya kami menyudahi telepon karna sudah larut
malam. Dan kala itu gw pun susah tidur, dan gw mencoba untuk bisa tidur,
akhirnya sekitar jam 3 pagi gw baru bisa tertidur. Telepon genggam gw yang
biasanya off or silent, kala itu gw biarkan menyala. Dan sampai pada pagi hari
disaat gw masih tertidur pulas, handphone pun berdering dan papi menelepon dan
mengabarkan bahwa kakak sudah tiada. I’m shock dengar kabar itu, dan sempat terdiam
lama karna tidak bisa berkata-kata, sekitar 3 tahun gw tidak bertemu dengan
kakak, dan hanya bisa berkomunikasi via handphone. Dan pada akhirnya papi
menyuruh gw untuk secepatnya berangkat ke Manado. Dan selama hampir 3 tahun tak
bertemu dengan kakak, akhirnya kami bertemu dengan situasi, kondisi, dan
suasana yang berbeda yang tidak pernah diinginkan oleh gw atau siapapun, ending yang seperti ini
yang sangat menyedihkan selama hidup gw. memang kita ada di dunia ini karna
Tuhan, tapi pada akhirnya kita juga akan balik pada Tuhan. Terlepas dari berita
duka tersebut, gw sebagai adik bangga dengan perjuangan kakak, seorang yang
pintar, baik, humble, friendly, and tough. And now, dia sudah tenang bersama
Tuhan di surga. Perjuangan gw tidak berarti apa-apa tanpa doa dan support dari
kakak. Maka dari itu kelulusan ini gw persembahkan untuk kakak yang sudah
bersama Tuhan, buat segala pengorbanan dia untuk adik-adiknya.
Pekerjaan
Lulus
kuliah, dunia baru pun di depan mata, tidak pernah menargetkan kapan gw harus
dapat kerja, saat dinyatakan lulus pun, gw tidak begitu kerja keras untuk
mencari pekerjaan, karna saat itu gw lagi menikmati masa-masa santai (me
time). Kalau pun mengikuti test sana sini itu cuma karna ngikut teman, teman
banyak yang ngajak, dan hasilnya pun tidak ada satu pun yang diterima, hihi.
tapi rencana Tuhan memang sangat dahsyat, selesai wisuda di Oktober 2010, gw
mendapat telepon dari salah satu perusahaan di Bandung, mereka meminta gw untuk
datang interview, awalnya kaget karna gw tidak pernah apply kemana-mana,
kecuali iseng mengikuti test di kampus. Pada akhirnya gw memutuskan untuk
datang, test demi test gw ikuti dan pada akhirnya dinyatakan diterima di
perusahaan tersebut. Bersyukur banget, berkat Tuhan itu mengalir buat hidup gw.
wow, first time gw kerja nih, gw masuk dibagian administrasi. Awal bekerja masih
adaptasi dengan job desk dan lingkungan di kantor (pabrik). Seiring berjalan
waktu, bersyukur karna gw merasa aman, nyaman dan klop dengan job desk yang
diberikan. 3 bulan pertama, karna first time bekerja, sempet sakit tapi Tuhan
pulihkan dengan baik. Gw tidak pernah menginginkan gw kerja harus yang begini, begitu atau bagaimana. Selama gw merasa aman, nyaman dan klop dengan job desk
yang diberikan terlebih dengan lingkungan kerja, semaksimal mungkin akan gw berikan yang terbaik. Segala yang sudah gw capai sampai
saat ini dalam pekerjaan gw, ini semua bukan karna mau gw tapi karna kesempatan
yang Tuhan kasih buat hidup gw untuk belajar. bukan bos yang berikan
kepercayaan ini kepada gw tapi campur tangan Tuhan yang bekerja atas semua ini.
Gw tidak pernah mengharapkan akan ini itu, fasilitas, dll, tapi apa yang sudah
gw berikan untuk perusahaan ini kalau pun sekarang gw mendapatkan fasilitas,
dll itu bukan semata-mata karna kerja keras gw, tetapi berkat Tuhan yang harus,
dan mau tidak mau gw harus terima. Segala apapun yang sudah gw terima dan bisa
dicapai dalam hidup, kapanpun Tuhan bisa ambil itu semua, gw sebagai individu
hanya bisa menjalani setiap hal dan proses hidup yang Tuhan berikan buat gw
hingga saat ini. apapun yang akan terjadi sekarang dan di depan, yang tau hanya
Tuhan, gw tidak pernah tau Tuhan mau buat hidup gw seperti apa, so gw hanya
bisa menjalani dan mengikuti proses hidup yang ada sekarang dan untuk ke depan.
Bersabar, berusaha, berdoa, dan berserah sepenuhnya sama Tuhan. Hidup dibuat
simple jangan kita sendiri yang buat hidup kita jadi complicated. Make it
simple.
Owner with all staf. My officemates :)
Sepanjang
hidup, banyak hal yang sudah terjadi, itu semua Tuhan ijinkan terjadi untuk
mendewasakan dan membentuk kepribadian gw. Dari awal memprioritaskan sekolah, hingga pada akhirnya kuliah dan
sekarang bekerja. Banyak yang udah Tuhan kasih buat gw, keluarga; jauh terpisah dengan keluarga dan sanak saudara tapi
semua saling support dan saling mendoakan. Sahabat,
banyak teman juga banyak doa, hehe. Teman ada dimana-mana, yang dulunya ngak
pernah ketemu sekarang jadi sering ketemu, dulunya jutek dan sombong sekarang
balik jadi baik lagi, hihi. sahabat juga semakin banyak, itu berarti kita
saling mendukung satu dengan lainnya. Dan pekerjaan,
Tuhan tepatkan gw di pekerjaan yang sekarang bukan hal yang kebetulan, thanks
to God udah tempatkan gw di tempat ini, dari sini gw banyak belajar soal hidup.
Bagaimana gw menyingkirkan ego gw untuk bisa kerja team, belajar untuk bersikap
baik dengan setiap orang dalam 1 lingkungan kerja, belajar bagaimana gw bisa
jujur dan bertanggung jawab untuk setiap pekerjaan yang dilimpahkan ke gw. Setiap pekerjaan akan dengan mudah kita jalani kalo kita enjoy dan nyaman
dengan job yang kita terima. Kalo kita udah ngak enjoy dan nyaman, pekerjaan
pun akan amburadul dan hubungan kerja kita dengan yang lain pun bisa jadi tidak
baik. Bersyukur juga untuk setiap apapun yang sudah Tuhan kasih selama gw
bekerja di tempat ini, fasilitas, team work, lingkungan, teman-teman kerja.,
dan hal-hal lain yang mungkin secara ngak langsung membentuk kepribadian gw. Kehidupan setiap orang itu ada fasenya, ada tingkatannya. Saat ini gw berada
pada tingkat yang lagi menikmati pekerjaan, next fase udah gw pikirkan, and
that’s be my big wish, sekolah, kuliah, dan bekerja sudah Tuhan berikan untuk
gw, dan next pasti akan menjadi seorang istri dan ibu, not now, but oneday it
will be. *where is ma men, hey ma men, come fast* hihihi…. Tidak begitu banyak
hal yang gw pengen dalam hidup, buat gw, orang tua dalam kondisi baik dan sehat
pun itu sudah menjadi obat penenang buat gw, hihi. Pasangan Hidup; impian terbesar dalam hidup gw dan setiap wanita single lainnya adalah bisa
membangun hidup bersama dengan orang yang dipilih Tuhan (teman hidup dari Tuhan). Gw pribadi,
apapun yang sudah dimiliki, didapatkan dalam hidup, fasilitas, dan
lain-lainnya, itu semua hanya titipan Tuhan yang kapanpun bisa Tuhan ambil.
Jangan kita sombong dengan apa yang kita punya karna apa yang kita punya dalam
hidup itu semua milik Tuhan, kita harus siap dan ikhlas kalau disuatu saat nanti
Tuhan mengambil apa yang sudah menjadi milik kita. kita ada di dunia karna
Tuhan dan nantinya juga kita akan balik pada Tuhan. Gw sebagai individu hanya
bisa menjaga hati dan diri gw dan menjalani setiap proses hidup yang sudah
Tuhan berikan buat gw.
You Are The Light Of My Life
We want to have a sturdy house to live in
We want to be able to have all the food we need
We want the works of our hands to last
never to be forgotten
never to rot and fade away
We want to be with the people we love
We want never to hurt them
and never to be misunderstood
We want as much time with them as we possibly could
We want them never to be away
nor to say goodbye
never to grow old
never to be apart.
Now which of these longings could we fulfill
by our own hands?
Which of these could be granted us
in our short journey here on earth?
Only JESUS has the power
only heaven has the answer
to take away our anxieties and fears
and to wipe away our every tear.
We want to be able to have all the food we need
We want the works of our hands to last
never to be forgotten
never to rot and fade away
We want to be with the people we love
We want never to hurt them
and never to be misunderstood
We want as much time with them as we possibly could
We want them never to be away
nor to say goodbye
never to grow old
never to be apart.
Now which of these longings could we fulfill
by our own hands?
Which of these could be granted us
in our short journey here on earth?
Only JESUS has the power
only heaven has the answer
to take away our anxieties and fears
and to wipe away our every tear.
November 07, 2012
November
Wow, it’s November. Awal bulan sudah penuh dengan segala
persoalan. Wuahh, it’s really hectic, but i’ll try to do with my heart.
*asekkkk*
Sedikit flashback,
bulan lalu menurut gw merupakan bulan yang “wuah”, why ??
First, oct 11th yeah ultahnya Denny, pengen
banget rasanya celebrate his bday dengan ngebanjur abis-abisan, tapi sayangnya
dia kaburrrr entah ke dunia mana (hihiii), misi pun gagal. About his bday, gw
jadi keingat 3 tahun yang lalu kalo tidak salah, dia merayakan ulang tahunnya
dengan charity ke jalanan, gw pun turut ambil bagian dalam membagi makanan
dengan temen-temen yang lain. For me, this is first time gw terjun langsung ke
orang-orang jalanan yang mereka sama sekali tidak punya tempat tinggal dan
untuk makan pun susah, bekerja sepanjang hari hanya untuk sesuap nasi. Wuah,
it’s really really sad. Begitu keras kehidupan, mungkin itu yang mereka
rasakan. Yang gw rasakan saat itu adalah, bagaimana kalo gw yang berada dalam
posisi mereka, makan susah, tempat tinggal tidak ada, hidup seadanya hanya
beralaskan tikar bahkan tidur di jalan. Oh God, gw bersyukur hidup dalam
keluarga yang tidak kekurangan, tidak berlebihan tapi Tuhan cukupkan segala
sesuatunya. Dari charity ini gw belajar bahwa, siapapun kamu, darimana pun asal
mu, bersyukurlah atas apa yang sudah diberi dan dititipkan ke kamu dari Tuhan dan bersyukur
dengan apa yang sudah kamu miliki dalam hidup, dan jangan kamu bangga atas apa
yang sudah kamu miliki dan fasilitas yang kamu punya, karna kapanpun Tuhan bisa
ambil. Tuhan sudah memberikan hidup bagi kita semua, dan sudah tugas kita
sebagai prajurit-Nya membagi kebaikan, kasih sayang, dan berkat kepada orang-orang
yang ada disekitar kita. segala apapun yang sudah Tuhan berikan ke setiap kita,
ada baiknya juga kita berikan ke siapapun diluar sana yang membutuhkan. Gw
sebagai individu juga terus belajar, belajar, dan belajar. Hidup penuh dengan
pembelajaran dan proses yang harus dan mau tidak mau kita jalanin. “Berilah
maka kau akan diberi.”
2nd, gw menerima beberapa wedding invitation from
my friend. Wuah, seneng nerima wedding invitation karna ikut berbahagia juga,
hehe.. Oct 27th
yeah, finally the day has come. The wedding of Franklin and Vivi (my roommates
8A8), "from Canada with love", and then the celebration at Sheraton hotel’s,
Bandung. Gw turut merasakan betapa “rempong”nya mengurus ini itu untuk pernikahan,
gw rela jadi “supir” menemani kesana kemari untuk persiapan her big day (hehe).
Tapi salute dengan mereka (FV) jarak yang jauh bukan suatu kendala yang besar
bagi mereka berdua hingga sampai jenjang pernikahan, komitmen dan komunikasi
kuncinya. Dan mereka (FV) pun sudah mengikrarkan hidup mereka dihadapan Tuhan,
wuah terharuuuuuu. Seandainya gw hadir di Catedral, mungkin semakin terharu
lagi deh. But anw, happy wedding for both of you, happily ever after. And happy
wedding too for my campusmates oct 28th at Bandung.
Wuah, November is coming, hihi. diawali dengan kerjaan di
kantor, awal bulan yang wuah sekali, dahsyat sekali, thanks God. Awal bulan masih berkutat dengan
stock opname yang belum kunjung selesai, mencari, mencari dan mencari.
All data sudah diperiksa, sampai pada akhirnya gw give up. Gw sendiri tidak tau
kesalahan ada dimana, gw mengoreksi diri gw sendiri, mungkin kesalahan ada di
gw. Buat gw apalah arti sebuah jabatan (manager), itu hanya sekedar judul. Gw
disini hanya bisa membantu sekuat tenaga dan pikiran gw untuk proses administrasi
dan produksi yang ada, semua pekerjaan pasti capek dan menguras pikiran, tapi
itulah hidup yang sudah Tuhan berikan buat kita dimana itu adalah tugas dan
tanggung jawab kita untuk menyelesaikan setiap pekerjaan yang sudah Tuhan
kasih. Hidup itu belajar, hidup itu proses, pembelajaran dan proses itulah yang
membentuk pribadi kita, apakah menjadi pribadi yang lemah atau menjadi pribadi kuat.
Andalkan Tuhan itu jauh lebih baik dari pada mengandalkan kekuatan kita sendiri.
Tangan Tuhan terbuka lebar untuk menolong dan membantu kita, disaat kita dalam
keadaan tersulit sekalipun, asalkan kita mengandalkan Tuhan dan datang pada
Tuhan. Thanks God for the problems U gave to me, make me grow, grow up with You.
The wedding of Franklin and Vivi wif my officemates @Sheraton Hotel's, Bandung.
Editha's wedding wif my campusmates :)
Langganan:
Postingan (Atom)





.jpg)






.jpg)
