Welcome to my blog

Juni 12, 2013

It Will Be


i want to go to the beach with you. when? one day will be with you, for sure. let's go ma man :)

i just love spending time with you. yeah, you!

i want to spend my life with you. walking together. happy life, till the end of our life.

i'm ready to travel with you, wherever you go, i will follow.

Juni 11, 2013

Spend My Time at...

Kali ini gw pengen share pict saat dimana gw menikmati hari libur. banyak rencana yang terlintas dipikiran gw untuk pergi ke tempat2 yang mungkin sebelumnya belum gw kunjungi. tapi banyak hal juga yang menghalangi gw untuk tidak pergi ke tempat tersebut. But, its ok. Basicly, gw pengen banget ke pantai. gw seneng banget dengan pantai karna memberikan energi yg berbeda ketika berada di pantai. Tapi susah banget nemu pantai di kota Bandung. Di daerah Jawa Barat sendiri sebenarnya ada pantai, tapi jauh dari kota Bandung. yah, dibalik rasa rindu gw untuk pergi ke pantai, gw memutuskan untuk berlibur ke tempat2 wisata yang mudah dijangkau saja. hehe...

Beberapa pict dibawah ini saat gw jalan2 ke daerah Lembang, Bandung. Masih ada loh tempat2 yang bagus di daerah Bandung dan masih terawat dan menjadi tempat wisata yang ok buat keluarga dan teman-teman.

De'Ranch, Lembang-Bandung

Floating Market, Lembang-Bandung

ini salah satu tempat di La Oma resort n' hotel's, Lembang-Bandung

Kalau beberapa pict diatas berada di kawasan Bandung, kali ini gw mau share pict yang dimana gw jalan2, nonton, sambil mencari2 sesuatu *bantu and nemenin temen*

diakhir bulan Mei kemarin, gw hadir di gala premier film 308 di EX Thamrin, Jakarta, dimana dalam film ini dibintangi oleh Shandy Aulia dan Denny Sumargo. Ini adalah film urband legend, menceritakan tentang kamar 308. sebelumnya film ini berjudul Samudra Hotel. *thank you for the ticket

'308' the movie, yeah this is the gala premier

Gw memang sering melancong ke ibukota untuk melepas penat setelah menyibukkan diri alias bekerja di Bandung. Disaat bingung melanda, akhirnya memutuskan untuk berkunjung ke ibukota. Every month kalo memang memungkinkan untuk ke Jakarta, gw akan pergi, terkadang juga kalau ada acara, dll. Weekend di awal bulan, gw melancong ke ibukota bersama dengan temen gw, misi kita ngak cuma jalan2 sesuka hati tapi memang untuk mencari/ melihat2 sesuatu dikawasan Kelapa Gading. udah lama banget gw ngak mampir ke daerah ini, untung pada hari itu tidak terlalu panas dan macet.

MOI, Kelapa Gading-Jakut

salah satu apartemen di daerah Kelapa Gading

the best view from PH 23

pengen nyeburrrrr... :D

Demikian jalan2 gw bersama teman tercinta di daerah Kelapa Gading, kawasan yang buat gw bingung, gemetaran, deg-degan, dan hampir nyasar jauh bangettt, next destination...

Setelah berkeliaran di Kelapa Gading, gw meluncur ke daerah Selatan/Pusat nya kota Jakarta. hhmmm, perjalanan sangat panjang banget hari itu. pagi berangkat dari Bandung, sampai di Kelapa Gading, dan akhirnya sampai juga di daerah Semanggi. attending nobar, gw mengajak teman gw untuk nobar film 308. menunggu film mulai, lagi2 gw ngopi2 santai dulu, hehe. happy watching........ review nonton hari itu adalah, bukan karna gw udah nonton sebelumnya, tapi karna orang yang duduk disebelah kanan gw, dia sangat histeris menonton, entah karna memang filmnya yang bikin kaget karna adegan2 yang tak terduga muncul atau karna acting si sang pemain (Denny Sumargo). haha... gw ngak takut sama film tadi tapi gw malah takut sama orang yang duduk samping kanan gw, hahaa...... gokillllll!!!! after watching, karna perut sudah minta makan, so kita meluncur ke salah satu mall dikawasan Senayan. wuah, againnnn, nyasarrrrrrr!! GPS ON tapi yang nyetir udah ngak ON, wkwkwk. but finally, Praise God, kita sampai juga. mencari2 tempat untuk makan and also ngopi.

order drink's, mineral + coffee (espresso)

Gw sebenarnya paling anti yang namanya coffee, tapi karna hari itu gw driving dari pagi sampe malam, so gw sangat membutuhkan coffee, hihi... espresso ini sangat ampuh sekali sodara2.

April 06, 2013

B.I.G

i mean Believe In God. Mungkin kata2 itu terdengar biasa or asing baut kita karna mungkin sering kita dengar (Pastor message, dll) or baca di buku renungan. “Percaya Tuhan” 2 kata simple dan penuh arti. Percaya sama Tuhan itu bukan seperti membalikkan telapak tangan yang begitu mudah kita lakukan. Percaya sama Tuhan ngak cuma dilihat dari KTP/SIM/ identitas kita yang tertuliskan agama apa yang kita anut. Menurut gw, percaya sama Tuhan itu berarti kita percaya sepenuhnya dan total hidup kita sama Tuhan. Ok, nyatanya dalam kehidupan ini orang cenderung lebih melihat kepada money, kedudukan dalam pekerjaan, kekayaan, kepintaran, dan kekuatannya sendiri. Gw juga tidak munafik, dalam hidup ini pasti setiap kita membutuhkan yang namanya money, tapi itu bukan segala-segalanya. Disaaat kita sudah memiliki banyak uang, disaat kita sudah merasa puas dengan tabungan yang terus bertambah di rekening kita, tapi apakah dengan memiliki banyak tabungan dengan mudahnya kita merasa begitu puas, atau apakah dengan money kita bisa membeli yang namanya kesehatan, ketentraman, kebahagiaan, sukacita, damai sejahtera, dan keselamatan? No, it all cannot be purchased with money.

Gw terus belajar, belajar, dan belajar akan apapun dalam hidup. Nobody perfect guys. Gw diingatkan bahwa untuk mendapatkan pertolongan dan kebahagiaan dalam hidup tidak ada jalan lain selain kita percaya penuh dan total sama Tuhan. Mungkin banyak problem hidup yang kita alami, kita ngak bisa menyelesaikan problem kita sendiri dengan kekuatan kita sendiri. Tapi disaat kita percaya dan berserah sama Tuhan apapun yang kita alami dan hadapi bisa dapat terselesaikan dengan Tuhan, di dalam Tuhan dan bersama Tuhan. Tuhan ada di pihak kita kok, dia yang berencana atas hidup kita, dia juga yang memegang kendali atas hidup kita. hidup kita ini bukan orang lain loh yang tentukan, sekalipun itu orang tua kita, saudara kita, tapi hidup kita ditentukan oleh perkataan Tuhan dan kuasaNya. Tidak peduli apa yang akan kita hadapi didepan atau bahkan yang sedang kita hadapi sekarang, hadapi dalam iman, tanganNya tidak pernah terikat, dan Dia lebih mampu melakukan hal yang mustahil dalam hidup kita. Tuhan bisa membuat jalan keluar bagi hidup kita.

Jalan hidup kita itu tidak selamanya akan terus indah, indah, dan indah. Enak, enak, dan enak. Lu bisa mau hidup enak, segala cara bisa dilakukan biar kita bisa hidup enak. Tapi mutu kehidupan & penyertaan Tuhan itu akan selalu mengikuti kita, asal kita memelihara ketetapanNya. Disaat kita percaya sama Tuhan dengan segenap hati kita, ngak ada yang mustahil bagi Tuhan. Berserah adalah kerja keras, disaat kita berserah, berarti kita mengijinkan Tuhan hadir dan terus ada dalam hidup kita bukan give up. dan kita akan menerima keselataman, damai, berkat dan sukacita yang nyata dari-Nya. Kepura-puraan dalam hidup ngak akan memberikan kita apapun, jangan buat diri kita rugi dengan hal-hal yang tidak baik buat kita. Tapi menjadi orang benar akan memberikan segalanya. I believe that.

Kehendak Tuhan pasti yang terbaik buat hidup kita. "Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya."  (Amsal 16:9).

Apapun yang sudah menjadi kehendak Tuhan siapa sih yang bisa menahan itu? Tuhan mengatakan,  "Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan,"  (Yesaya 46:10).

Bukan berarti tunggu ada problem, kita baru datang sama Tuhan, no! tapi selalu buka hati kita untuk Tuhan, mau itu kita dalam keadaan sukacita atau terpuruk sekalipun, dan tidak ada pilihan lain selain kita sepenuhnya percaya sama Tuhan.

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa saja yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Yeremia 29:11

“Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar…” Yesaya 59:1

Janganlah kita berusaha untuk memegang tangan Tuhan, tapi biarlah tangan-Nya yang memegang tangan kita. Tuhan ada dipihak kita, Dia yang pegang kendali. Just Believe In God. Isaiah 49.:16

Just share this with all. Berbagi apapun yang dapat kita bagi ke sesama kita dan sama2 kita belajar, lihat diri kita aja jangan lihat orang lain. We’ll grow up knowing God, we'll grow up serving God. Our life is saved by God not by the others.



Maret 22, 2013

2012

 The wedding of my friends (pusdai, setia budi, maja house, seraton hotel's, siliwangi)


 Spend my christmas at Bontang with all my lovely family and friends :) 


New year 2013. Jakarta (Grand Indonesia, Plaza Indonesia, HKBP Sudirman) and Bandung

Thank you 2012 for the beautiful life with my family and friends.

Maret 19, 2013

MATURE

Menarik untuk gw membahas judul ini ‘mature’. Yang mendasari gw untuk berbicara mengenai judul tersebut adalah berdasarkan apa yang gw alami dan pelajari dalam hidup.

‘Mature’, kata ini bisa diartikan dengan dewasa atau matang. Dijaman sekarang ini kalau gw lihat kata mature ini udah merjalela kemana-mana, (hadapi dengan dewasa, sikapi dengan dewasa, ….. bla bla bla) dan mungkin identik dengan seseorang yang secara usia misal diatas 25 tahun dianggap mature. Atau mungkin bisa saja seseorang yang sudah memiliki KTP, SIM itu bisa dikatakan seseorang yang mature. 

Kalau menurut gw, mature itu tidak ditentukan oleh usia seseorang, apalah arti usia seseorang kalo dalam usianya itu ia masih bertingkah dan bersikap seperti layaknya anak kecil. Mature lebih kepada kapasitas seseorang  dalam memahami sesuatu hal, orang yang mampu dalam membuat dan mengambil keputusan, berpikir kritis, dan pengalaman yang dia dapat dihidupnya dengan melalui banyak proses pastinya (mindset dan kualitas). Dan menurut gw yang terpenting adalah toleransi (bagaimana kita memahami sesuatu dengan baik dan positif walau kita berbeda), kerendahan hati dan kesabaran (look ourself) seseorang dalam bersikap, bertingkah, dan bagaimana seseorang itu bisa melangkah pasti dengan apa yang dia yakini, imani, dan amini dalam hidupnya and also matang dalam berpikir.

Dalam hidup, butuh banget yang namanya kedewasaan. Didunia ini ngak ada yang sama persis, kalau serupa mungkin ada. Tuhan juga menciptakan adam dan hawa, basicly udah beda. Begitu juga dengan sikap, sifat, karakter seseorang. Kita sebagai individu tidak akan pernah bisa merubah karakter seseorang, karakter seseorang itu udah terbentuk dengan sendirinya dari dalam diri (secara langsung). Sikap dan sifat itu timbul dari dalam diri kita secara tidak langsung. Sebagai contoh (simple) mungkin saat kita bekerja dengan orang lain, ternyata orang lain tidak mendukung kita dalam pekerjaan, (dicuekin, ngak dibantuin, dan hal negative lainnya) terkadang secara ngak langsung kita menunjukkan sikap negative ke orang lain tanpa kita mengetahui terlebih dahulu sebabnya apa dan tanpa kita sadari kita menunjukkan sifat yang tidak baik dan tidak menunjukkan kedewasaan & profesional dalam bekerja. menurut gw, kedewasaan seseorang itu terlihat saat dia menghadapi begitu banyak problem dalam hidup. Problem yang datang dia sikapi dengan baik, positif, rendah hati, bertanggung jawab dan tidak lari dari masalah, tetap dihadapi apapun resiko yang akan diterimanya.

Tulisan ini pemahaman gw pribadi, pelajari dalam hidup dan sedikit pengalaman, hehe... sekali lagi kedewasaan itu tidak ditentukan oleh usia, tapi bagaimana kita menyikapi setiap hal yang terjadi dalam hidup dengan baik, positif, bertanggung jawab, dan tetap rendah hati. Orang yang berkualitas pasti memiliki cara pandang yang berkualitas juga.

Gw mengutip dari perkataan temen gw sang empunya #katanya :

^^Kita tidak akan pernah mendapat pengertian yang sama kalau halamannya beda. Bagaimana mendapatkan halaman yang sama? gunain komunikasi dan berkat yang Tuhan kasih ke kita (fungsi organ mulut). #katanya

Tuhan udah kasih kita segala macam yang kita butuhkan dalam hidup, tinggal bagaimana kita menggunakan itu dengan baik dan positif. Tuhan udah kasih kita mulut untuk berbicara hal yang baik, positif, dan jadi berkat buat orang sekitar kita, Tuhan udah kasih kita telinga untuk mendengar hal-hal yang baik dan positif, Tuhan udah kasih kita mata untuk melihat mana yang benar dan tidak, mana yang baik dan tidak untuk kita lakukan, Tuhan udah kasih kita otak untuk berpikir dengan jernih, Tuhan udah kasih kita nafas kehidupan untuk mejalani setiap planningnya Tuhan. Jadi bersyukurlah! Hidup lu terlalu singkat kalo lu hanya memikirkan hal-hal yang tidak baik dan merugikan diri lu sendiri.

^^Jangan membuang moment di hidupmu dengan memikirkan orang yang tidak menyukaimu, tapi pikirkan apa yang baik yang bisa kamu berikan untuk esok. #katanya

Be mature with what you think, what you say, and what you do in life. apapun yang kamu lakukan dalam hidup akan menunjukkan sedewasa apa dirimu dalam bertindak.

November 24, 2012

What do we want most in this life?

Hello dear, come back again. Wuah, baru ngeblog lagi nih dan dihadapkan dengan pertanyaan yang menjadi judul blog gw kali ini. “What do we want most in this life?” yeah, pertanyaan yang susah2 gampang untuk dijawab.  Gw mulai dengan perjalanan hidup gw dan cerita about my life. Ngak ada capeknya ya cerita soal hidup, yeah that’s life. Gw dilahirkan disuatu kota kecil nan jauh disana, tepatnya di Bontang, Kalimantan Timur. Orang biasa sebut dengan Borneo. Dibesarkan dalam keluarga yang Puji Tuhan berkecukupan, papi yang bekerja disalah satu perusahaan swasta di Bontang (PT Badak NGL) dan mami yang usaha kecil-kecilan (homemade) buat kue ulang tahun, wedding cake, kue kering, dan kue-kue lainnya, terkadang juga makanan berat, dan sempat bisnis fashion juga jual baju, tas, dll. gw merupakan anak kedua dari 2 bersaudara (saat itu), kakak gw laki-laki. Kami berdua dibesarkan dengan penuh kasih sayang dari kedua orang tua, kakak gw seorang laki-laki yang sangat tough dan tidak manja, beda hal dengan gw anak perempuan yang manja dan cengeng. Terlepas dari itu seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan kami sebagai anak yang di didik oleh kedua orang tua, dan kami beranjak remaja, banyak hal yang membuat kami (gw dan kakak) secara ngak langsung menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab. Terlebih sekitar tahun 2001 mami melahirkan seorang anak perempuan yang sangat lucu. Gw sebenarnya tidak ingin memiliki adik, bukan takut untuk tidak diperhatikan oleh kedua orang tua, tetapi lebih kepada, mami gw yang saat itu umurnya hampir mencapai 40 tahun. Tapi ternyata udah kebobolan duluan, hehe. Tapi bersyukur semua berjalan lancar. Dan orang tua merawat, mendidik, dan membesarkan adik gw. kakak dan gw pun turut serta dan menjadi saksi betapa repotnya mengurus anak. Gw kala itu lagi menikmati masa remaja, mulai terbiasa dengan suasana di rumah yang serba mandiri, segala sesuatu diusahakan untuk mengurus sendiri, mulai dari hal kecil misal cuci baju, cuci piring, ngepel, dll. karna mami gw mengurus adik gw yang masih sangat kecil. Semasa remaja, gw terbilang anak yang jauh dari kata manja, dulu semasa kecil memang terbilang sangat manja, tapi semua berubah disaat gw memiliki adik, dan orang tua melepas gw untuk bisa mengekspresikan diri gw. gw menjadi anak yang bebas, tidak ada kata kekang-mengekang dari kedua orang tua gw. Orang tua memberi kebebasan pada gw dan kakak. tapi kita harus tau batasannya, mandiri dan bertanggung jawab, dua kata itulah yang orang tua bentuk untuk kami berdua (kakak dan gw) secara langsung maupun tidak langsung.

Menengah Atas

Masuk sekolah menengah atas, yeah akhirnya gw memakai putih abu-abu, hihi. dimasa ini gw disibukkan dengan segala event di basket, tapi pelajaran tetap di nomor satukan, ngak ada kata capek dan males kalo udah berurusan dengan sekolah walaupun bisa dibilang tiap hari gw berhubungan dengan basket, basket, dan basket. Semasa remaja, orang tua tidak pernah memaksakan gw untuk belajar, seperti yang sudah gw jelasin tadi bahwa gw dibentuk oleh kedua orang tua gw untuk bisa hidup mandiri dan bertanggung jawab. Untuk hal belajar pun disaat gw capek orang tua tidak pernah memaksakan gw untuk belajar. Yang penting diakhir nanti disaat terima raport, gw bisa naik kelas dan nilai-nilaipun harus memuaskan. Kalo pun ada yang tidak memuaskan ya itu karna perbuatan gw sendiri, bukan salah orang tua. Adik gw pun beranjak besar, hehe. Kedua orang tua gw lebih focus mengurus adik yang masih kecil ketimbang kami (kakak dan gw) yang sudah mulai beranjak dewasa. Seiring berjalannya waktu, gw duduk dibangku SMA kelas 3, dimana dimasa ini lah masa yang paling menentukan, apakah gw lulus SMA atau tidak. Kegiatan gw di basket perlahan gw turunin, intensitasnya tidak terlalu banyak seperti sebelumnya, tidak terlalu banyak di basket, tapi sesekali tetap berolahraga tidak cuma basket tapi juga fitness dan bowling, hehe.(ngak bisa jauh dari yang namanya olah raga). Disaat ini lah gw lebih prepare untuk ujian Nasional, belajar, belajar, dan terus belajar hingga sampai pada hari H. semua rasa campur aduk jadi satu, gw hanya bisa berusaha, berdoa, dan berserah sama Tuhan. Ini adalah penentuan apakah gw bisa berhasil untuk lulus or tidak. Orang tua hanya bisa support doa untuk gw, apapun dan bagaimana pun hasilnya nanti, kalo kamu sudah berusaha yang terbaik, pasti Tuhan kasih jalan. Itulah pesan yang orang tua sampaikan saat gw berpamitan ke sekolah untuk menempuh ujian. Doa sangat besar kuasanya, dan doa orang tua sangat gw perlukan saat itu, karna mereka tidak bisa membantu gw dalam hal pelajaran atau ujian yang harus gw hadapi tapi mereka hanya bisa support doa. Ujian demi ujian gw ikuti dan pada akhirnya di bulan Juli 2006 gw dinyatakan lulus.

                                                
                               
kiri: foto sewaktu wisuda
kanan: foto-foto with all my best friends
                                      
Bandung

Bandung, yeah sudah tidak asing lagi bagi gw dengar nama “Bandung”. Semasa kecil dulu gw pernah berkunjung ke kota Bandung tapi tidak dalam jangka waktu yang lama bahkan hanya numpang lewat doank. Tapi pada kenyataannya sekarang, Bandung is my 2nd hometown. Awalnya gw hanya berpikir untuk menempuh kuliah di kota ini, tidak terpikir bahwa sampai bekerja di kota ini, tapi Tuhan berkehendak lain, kuliah di Bandung di salah satu universitas swasta sebut saja Maranatha Christian University masuk di tahun 2006 dan menyelesaikan Sarjana di tahun 2010. Gw tidak pernah menargetkan kapan dan tahun berapa gw harus lulus, tapi seiring berjalan waktu adanya kesabaran, ketekunan, keyakinan, dan persistence pada diri gw bahwa gw pasti lulus di waktu yang tepat, even banyak tantangan dan lika-liku yang harus gw hadapi tapi Praise God gw dapat menyelesaikan pada waktu yang tepat. Kelulusan ini sebenarnya gw persembahkan untuk kakak gw yang sudah terlebih dulu dipanggil Tuhan. Kakak gw meninggal pada tahun 2009, tahun dimana gw sangat bekerja keras dan semangat-semangatnya untuk menyelesaikan kuliah. Tapi diawal tahun 2009 mendengar kabar paling menyedihkan dari papi bahwa kakak sudah tiada. Sebelum kakak dipanggil Tuhan, gw pribadi sebenarnya sudah memiliki firasat, sehari sebelum kakak berpulang, malam hari saudara gw yang sedang di rumah sakit menjaga kakak, menelepon dan berkata bahwa kakak gw dalam kondisi yang tidak baik (drop) suara pun hilang dan sudah tidak lancar berbicara, sempat mendengar kakak berbicara tapi gw pun tidak begitu jelas apa yang sedang dia bicarakan. Bla… bla… bla… hampir sejam berbicara di telepon dengan saudara gw dan mendengar suara kakak yang sudah tidak lancar berbicara akhirnya kami menyudahi telepon karna sudah larut malam. Dan kala itu gw pun susah tidur, dan gw mencoba untuk bisa tidur, akhirnya sekitar jam 3 pagi gw baru bisa tertidur. Telepon genggam gw yang biasanya off or silent, kala itu gw biarkan menyala. Dan sampai pada pagi hari disaat gw masih tertidur pulas, handphone pun berdering dan papi menelepon dan mengabarkan bahwa kakak sudah tiada. I’m shock dengar kabar itu, dan sempat terdiam lama karna tidak bisa berkata-kata, sekitar 3 tahun gw tidak bertemu dengan kakak, dan hanya bisa berkomunikasi via handphone. Dan pada akhirnya papi menyuruh gw untuk secepatnya berangkat ke Manado. Dan selama hampir 3 tahun tak bertemu dengan kakak, akhirnya kami bertemu dengan situasi, kondisi, dan suasana yang berbeda yang tidak pernah diinginkan oleh gw atau siapapun, ending yang seperti ini yang sangat menyedihkan selama hidup gw. memang kita ada di dunia ini karna Tuhan, tapi pada akhirnya kita juga akan balik pada Tuhan. Terlepas dari berita duka tersebut, gw sebagai adik bangga dengan perjuangan kakak, seorang yang pintar, baik, humble, friendly, and tough. And now, dia sudah tenang bersama Tuhan di surga. Perjuangan gw tidak berarti apa-apa tanpa doa dan support dari kakak. Maka dari itu kelulusan ini gw persembahkan untuk kakak yang sudah bersama Tuhan, buat segala pengorbanan dia untuk adik-adiknya. 

                             
                                                                           Gedung Sate, Bandung

                              
                                                                     Maranatha Christian University, Bandung

                                       
                                                                               Wisuda October 2010

Pekerjaan

Lulus kuliah, dunia baru pun di depan mata, tidak pernah menargetkan kapan gw harus dapat kerja, saat dinyatakan lulus pun, gw tidak begitu kerja keras untuk mencari pekerjaan, karna saat itu gw lagi menikmati masa-masa santai (me time). Kalau pun mengikuti test sana sini itu cuma karna ngikut teman, teman banyak yang ngajak, dan hasilnya pun tidak ada satu pun yang diterima, hihi. tapi rencana Tuhan memang sangat dahsyat, selesai wisuda di Oktober 2010, gw mendapat telepon dari salah satu perusahaan di Bandung, mereka meminta gw untuk datang interview, awalnya kaget karna gw tidak pernah apply kemana-mana, kecuali iseng mengikuti test di kampus. Pada akhirnya gw memutuskan untuk datang, test demi test gw ikuti dan pada akhirnya dinyatakan diterima di perusahaan tersebut. Bersyukur banget, berkat Tuhan itu mengalir buat hidup gw. wow, first time gw kerja nih, gw masuk dibagian administrasi. Awal bekerja masih adaptasi dengan job desk dan lingkungan di kantor (pabrik). Seiring berjalan waktu, bersyukur karna gw merasa aman, nyaman dan klop dengan job desk yang diberikan. 3 bulan pertama, karna first time bekerja, sempet sakit tapi Tuhan pulihkan dengan baik. Gw tidak pernah menginginkan gw kerja harus yang begini, begitu atau bagaimana. Selama gw merasa aman, nyaman dan klop dengan job desk yang diberikan terlebih dengan lingkungan kerja, semaksimal mungkin akan gw berikan yang terbaik. Segala yang sudah gw capai sampai saat ini dalam pekerjaan gw, ini semua bukan karna mau gw tapi karna kesempatan yang Tuhan kasih buat hidup gw untuk belajar. bukan bos yang berikan kepercayaan ini kepada gw tapi campur tangan Tuhan yang bekerja atas semua ini. Gw tidak pernah mengharapkan akan ini itu, fasilitas, dll, tapi apa yang sudah gw berikan untuk perusahaan ini kalau pun sekarang gw mendapatkan fasilitas, dll itu bukan semata-mata karna kerja keras gw, tetapi berkat Tuhan yang harus, dan mau tidak mau gw harus terima. Segala apapun yang sudah gw terima dan bisa dicapai dalam hidup, kapanpun Tuhan bisa ambil itu semua, gw sebagai individu hanya bisa menjalani setiap hal dan proses hidup yang Tuhan berikan buat gw hingga saat ini. apapun yang akan terjadi sekarang dan di depan, yang tau hanya Tuhan, gw tidak pernah tau Tuhan mau buat hidup gw seperti apa, so gw hanya bisa menjalani dan mengikuti proses hidup yang ada sekarang dan untuk ke depan. Bersabar, berusaha, berdoa, dan berserah sepenuhnya sama Tuhan. Hidup dibuat simple jangan kita sendiri yang buat hidup kita jadi complicated. Make it simple.

Owner with all staf. My officemates :)

Sepanjang hidup, banyak hal yang sudah terjadi, itu semua Tuhan ijinkan terjadi untuk mendewasakan dan membentuk kepribadian gw.  Dari awal memprioritaskan sekolah, hingga pada akhirnya kuliah dan sekarang bekerja. Banyak yang udah Tuhan kasih buat gw, keluarga; jauh terpisah dengan keluarga dan sanak saudara tapi semua saling support dan saling mendoakan. Sahabat, banyak teman juga banyak doa, hehe. Teman ada dimana-mana, yang dulunya ngak pernah ketemu sekarang jadi sering ketemu, dulunya jutek dan sombong sekarang balik jadi baik lagi, hihi. sahabat juga semakin banyak, itu berarti kita saling mendukung satu dengan lainnya. Dan pekerjaan, Tuhan tepatkan gw di pekerjaan yang sekarang bukan hal yang kebetulan, thanks to God udah tempatkan gw di tempat ini, dari sini gw banyak belajar soal hidup. Bagaimana gw menyingkirkan ego gw untuk bisa kerja team, belajar untuk bersikap baik dengan setiap orang dalam 1 lingkungan kerja, belajar bagaimana gw bisa jujur dan bertanggung jawab untuk setiap pekerjaan yang dilimpahkan ke gw. Setiap pekerjaan akan dengan mudah kita jalani kalo kita enjoy dan nyaman dengan job yang kita terima. Kalo kita udah ngak enjoy dan nyaman, pekerjaan pun akan amburadul dan hubungan kerja kita dengan yang lain pun bisa jadi tidak baik. Bersyukur juga untuk setiap apapun yang sudah Tuhan kasih selama gw bekerja di tempat ini, fasilitas, team work, lingkungan, teman-teman kerja., dan hal-hal lain yang mungkin secara ngak langsung membentuk kepribadian gw. Kehidupan setiap orang itu ada fasenya, ada tingkatannya. Saat ini gw berada pada tingkat yang lagi menikmati pekerjaan, next fase udah gw pikirkan, and that’s be my big wish, sekolah, kuliah, dan bekerja sudah Tuhan berikan untuk gw, dan next pasti akan menjadi seorang istri dan ibu, not now, but oneday it will be. *where is ma men, hey ma men, come fast* hihihi…. Tidak begitu banyak hal yang gw pengen dalam hidup, buat gw, orang tua dalam kondisi baik dan sehat pun itu sudah menjadi obat penenang buat gw, hihi. Pasangan Hidup; impian terbesar dalam hidup gw dan setiap wanita single lainnya adalah bisa membangun hidup bersama dengan orang yang dipilih Tuhan (teman hidup dari Tuhan). Gw pribadi, apapun yang sudah dimiliki, didapatkan dalam hidup, fasilitas, dan lain-lainnya, itu semua hanya titipan Tuhan yang kapanpun bisa Tuhan ambil. Jangan kita sombong dengan apa yang kita punya karna apa yang kita punya dalam hidup itu semua milik Tuhan, kita harus siap dan ikhlas kalau disuatu saat nanti Tuhan mengambil apa yang sudah menjadi milik kita. kita ada di dunia karna Tuhan dan nantinya juga kita akan balik pada Tuhan. Gw sebagai individu hanya bisa menjaga hati dan diri gw dan menjalani setiap proses hidup yang sudah Tuhan berikan buat gw.


You Are The Light Of My Life


We want to have a sturdy house to live in
We want to be able to have all the food we need
We want the works of our hands to last
never to be forgotten
never to rot and fade away

We want to be with the people we love
We want never to hurt them
and never to be misunderstood
We want as much time with them as we possibly could
We want them never to be away
nor to say goodbye
never to grow old
never to be apart.

Now which of these longings could we fulfill
by our own hands?
Which of these could be granted us
in our short journey here on earth?

Only JESUS has the power
only heaven has the answer
to take away our anxieties and fears
and to wipe away our every tear.

November 07, 2012

November

Wow, it’s November. Awal bulan sudah penuh dengan segala persoalan. Wuahh, it’s really hectic, but i’ll try to do with my heart. *asekkkk*

Sedikit flashback,  bulan lalu menurut gw merupakan bulan yang “wuah”, why ??

First, oct 11th yeah ultahnya Denny, pengen banget rasanya celebrate his bday dengan ngebanjur abis-abisan, tapi sayangnya dia kaburrrr entah ke dunia mana (hihiii), misi pun gagal. About his bday, gw jadi keingat 3 tahun yang lalu kalo tidak salah, dia merayakan ulang tahunnya dengan charity ke jalanan, gw pun turut ambil bagian dalam membagi makanan dengan temen-temen yang lain. For me, this is first time gw terjun langsung ke orang-orang jalanan yang mereka sama sekali tidak punya tempat tinggal dan untuk makan pun susah, bekerja sepanjang hari hanya untuk sesuap nasi. Wuah, it’s really really sad. Begitu keras kehidupan, mungkin itu yang mereka rasakan. Yang gw rasakan saat itu adalah, bagaimana kalo gw yang berada dalam posisi mereka, makan susah, tempat tinggal tidak ada, hidup seadanya hanya beralaskan tikar bahkan tidur di jalan. Oh God, gw bersyukur hidup dalam keluarga yang tidak kekurangan, tidak berlebihan tapi Tuhan cukupkan segala sesuatunya. Dari charity ini gw belajar bahwa, siapapun kamu, darimana pun asal mu, bersyukurlah atas apa yang sudah diberi dan dititipkan ke kamu dari Tuhan dan bersyukur dengan apa yang sudah kamu miliki dalam hidup, dan jangan kamu bangga atas apa yang sudah kamu miliki dan fasilitas yang kamu punya, karna kapanpun Tuhan bisa ambil. Tuhan sudah memberikan hidup bagi kita semua, dan sudah tugas kita sebagai prajurit-Nya membagi kebaikan, kasih sayang, dan berkat kepada orang-orang yang ada disekitar kita. segala apapun yang sudah Tuhan berikan ke setiap kita, ada baiknya juga kita berikan ke siapapun diluar sana yang membutuhkan. Gw sebagai individu juga terus belajar, belajar, dan belajar. Hidup penuh dengan pembelajaran dan proses yang harus dan mau tidak mau kita jalanin. “Berilah maka kau akan diberi.”

2nd, gw menerima beberapa wedding invitation from my friend. Wuah, seneng nerima wedding invitation karna ikut berbahagia juga, hehe.. Oct 27th yeah, finally the day has come. The wedding of Franklin and Vivi (my roommates 8A8), "from Canada with love", and then the celebration at Sheraton hotel’s, Bandung. Gw turut merasakan betapa “rempong”nya mengurus ini itu untuk pernikahan, gw rela jadi “supir” menemani kesana kemari untuk persiapan her big day (hehe). Tapi salute dengan mereka (FV) jarak yang jauh bukan suatu kendala yang besar bagi mereka berdua hingga sampai jenjang pernikahan, komitmen dan komunikasi kuncinya. Dan mereka (FV) pun sudah mengikrarkan hidup mereka dihadapan Tuhan, wuah terharuuuuuu. Seandainya gw hadir di Catedral, mungkin semakin terharu lagi deh. But anw, happy wedding for both of you, happily ever after. And happy wedding too for my campusmates oct 28th at Bandung.

Wuah, November is coming, hihi. diawali dengan kerjaan di kantor, awal bulan yang wuah sekali, dahsyat sekali,  thanks God. Awal bulan masih berkutat dengan stock opname yang belum kunjung selesai, mencari, mencari dan mencari. All data sudah diperiksa, sampai pada akhirnya gw give up. Gw sendiri tidak tau kesalahan ada dimana, gw mengoreksi diri gw sendiri, mungkin kesalahan ada di gw. Buat gw apalah arti sebuah jabatan (manager), itu hanya sekedar judul. Gw disini hanya bisa membantu sekuat tenaga dan pikiran gw untuk proses administrasi dan produksi yang ada, semua pekerjaan pasti capek dan menguras pikiran, tapi itulah hidup yang sudah Tuhan berikan buat kita dimana itu adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk menyelesaikan setiap pekerjaan yang sudah Tuhan kasih. Hidup itu belajar, hidup itu proses, pembelajaran dan proses itulah yang membentuk pribadi kita, apakah menjadi pribadi yang lemah atau menjadi pribadi kuat. Andalkan Tuhan itu jauh lebih baik dari pada mengandalkan kekuatan kita sendiri. Tangan Tuhan terbuka lebar untuk menolong dan membantu kita, disaat kita dalam keadaan tersulit sekalipun, asalkan kita mengandalkan Tuhan dan datang pada Tuhan. Thanks God for the problems U gave to me, make me grow, grow up with You.



The wedding of Franklin and Vivi wif my officemates @Sheraton Hotel's, Bandung. 



Editha's wedding wif my campusmates :)